Monitoring Kesiapan Karhutla PBS dan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA)

by | 25 Jun 2020 | Perkebunan

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor memerintahkan semua komponen untuk bersiaga menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Kebakaran hutan dan lahan adalah ancaman yang selalu mengintai setiap memasuki musim kemarau. Semuanya saya minta waspada dan bersiap menghadapi karhutla. Gerakan dan maksimalkan semua potensi dan sumber daya untuk menjaga rakyat dari asap karthula,” pesan Paman Birin dalam apel persiapan karhutla beberapa waktu lalu.

Arahan Paman Birin ini langsung direspon Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel dengan melakukan monitoring dan koordinasi terhadap Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) di Kabupaten Barito Kuala dan Tapin. Kegiatan monitoring dilakukan 15-17 Juni 2020. Selain itu, Disbunnak Kalsel juga melakukan pembinaan terhadap Brigade Pengendalian Lahan dan Kebun terhadap beberapa perusahaan diwilayah tersebut.

Monitoring dan koordinasi ini turut melibatkan KUD yang aktif di wilayah masing-masing kabupaten
Tujuannya agar upaya pencegahan kebakaran lahan dan kebun dapat maksimal dilaksanakan, mengingat sebentar lagi musim penghujan akan segera berakhir.

Hasil pemantauan terhadap peralatan sarana prasarana KTPA (bantuan tahun 2015) dan Brigade (bantuan tahun 2017) yang dimiliki kabupaten Tapin sebagian mengalami kerusakan dan tidak dapat berfungsi dengan baik. Untuk itu perlu perbaikan segera dalam menghadapi musim kemarau tahun ini.

Sedangkan kekuatan yang dimiliki Brigade Batola, baik kelengkapan personel dan sarana peralatan Damkar masih berfungsi dengan sangat baik.Karena merupakan bantuan tahun 2019 yang relatif masih baru, sehingga siap untuk digunakan dalam menghadapi kebakaran lahan dan kebun tahun 2020.

Selain itu, Disbunnak juga melakukan pembinaan terhadap Perusahaan Besar Sawit (PBS), yaitu PT Agri Bumi Sentosa yang disambut baik oleh Jatminto (Manager Plasma) dengan melibatkan KUD Jaya Utama yang diwakili oleh Ketua Sabtin Anwar Hadi. Hasil monitoring diperoleh informasi bahwa jumlah personel Damkar cukup memadai.

Namun, peralatan penanggulangan kebakaran masih belum mencukupi, sehingga harus memaksimalkan alat yang ada untuk pengendalian kebakaran lahan dan kebun.

“Sesuai arahan dan pesan Bapak Gubernur, Disbunnak melakukan monitoring dan pengawasan perusahaan sawit untuk menjaga kebun mereka dari ancaman karhutla,” kata Kepala Disbunnak Suparmi.

#disbunnakbergerak
#disbunnakprovkalsel

Instagram

Something is wrong.
Instagram token error.
Load More

Facebook

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This