Tingkatkan Pendapatan Petani Karet dengan pola SUPRA-DIN

by | 2 Jul 2020 | Perkebunan

Tanaman karet merupakan komoditi penting di Indonesia. Selain sebagai sumber devisa negara juga merupakan sumber mata pencaharian bagi sebagian penduduk, termasuk di Kalimantan Selatan yg merupakan komuditas unggulan di sub sektor perkebunan.

Dalam beberapa tahun terakhir ini pendapatan pekebun karet menurun hal ini selain harga karet sangat berfluktuasi cenderung menurun juga produktivitasnya yg rendah.Salah satu faktor penyebab adalah tanaman karet yg sdh tua, tanaman tdk menghasilkan bahkan sudah rusak ( TR ).

Kondisi seperti ini membuat Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor merasa perlu memberikan dukungan pada petani karet, Gubernur yg akrap dipanggil Paman Birin ini memberikan dukungan melalui Disbunnak Kalsel untuk pekebun karet rakyat di daerah agar bisa maju, mandiri & sejahtera berupa program Bokar Bersih dan Program Peremajaan serta intensifikasi tanaman karet.
“Para petani karet harus mendapat perhatian serius, karena karet komoditas yang banyak diusahakan masyarakat,” ucap Paman Birin.

Program Peremajaan Karet Rakyat di Kalimanfan Selatan ini didukung oleh Dirjen Perbenunan Kementan RI sejak tahun 2017 sampai 2019 dengan pola SUPRA-DIN (SIstem Usaha Perkebunan Rakyat Diversifikasi Integranif.
SUPRA-DIN adalah sistem usahatani diversifikasi berbasis tanaman perkebunan secara integrasi dan diversifikasi dgn dua komuditas atau lebih.
Fokus utama Peremajaan Karet maupun Perluasan Tanaman karet pola SUPRA-DIN adalah pengaturan jarak tanam karet dalam jarak 18 m + 2 m x 2,5 m. Pola ini pengaturan jarak tanam utama (karet) dimaksudkan agar sela-sela bisa diusahakan tanaman lain yang bersifat jangka pendek, sehingga petani sambil menunggu karet berproduksi mendapat penghasilan lainnya.

Kepala Disbunnak Kalsel Suparmi mengatakan, peremajaan dan perluasan tanaman karet dengan pola SUPRA-DIN sudah seluas 3.838 hektar, termasuk perluasan 300 hektar. Sumber anggaran APBD dan APBN. Untuk melihat sejauh mana keberhasilan program PKR pola SUPRA-DIN Di Kalsel, tim dari Disbunnak melaksanakan pengawalan, monitoring dan evaluasi serta koordinasi kegiatan di lapangan di semua kabupaten penerima bantuan sebagai evaluasi kelanjutan pola tersebut.

Dari hasil monev kegiatan peremajaan dan perluasan tanaman karet rakyat pola supra-din/pola tumpang sari ganda/tumpang sari dengan padi, jagung, sayuran, kacang-kacangan di Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Tengah, Balangan, Tabalong, Tanah Bumbu, sangat membantu pekebun penerima PKR dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, pendidikan & menabung. “Bapak Gubernur ingin pekebun rakyat, terutama komoditas karet, harus sajahtera. Untuk itu, Disbunnak akan bekerja maksimal untuk mensejahterakan pekebun karet di Kalsel,” kata Suparmi.

Instagram

Something is wrong.
Instagram token error.
Load More

Facebook

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This