Latih Petani Karet Kembangkan Trichoderma untuk Tingkatkan Produktivitas

by | 10 Jul 2020 | Perkebunan

Tak semua orang tahu apa itu Trichoderma sp. Ternyata nama latin jamur ini merupakan sahabat dan penolong para pekebun karet.

Selama ini, tanaman karet jamur akar putih (JAP) merupakan permasalahan yang sering dikeluhkan para pekebun karet di banua. Jamur Rigidopurus microporus sampai saat ini belum bisa dikendalikan secara efektif dengan bahan aktif fungisida apapun,

Namun, dengan menggunakan agen pengendali hayati (APH) Trichoderma, perkembangbiakan dan penyebarannya dapat dihambat. Penggunaan Trichoderma sp juga merupakan salah satu upaya untuk menghindari pencemaran lingkungan oleh fungisida kimia.

Sesuai arahan dari Gubernur Sahbirin Noor, Dinas Perkebunan dan Pertanian Kalsel telah melaksanakan pembinaan pelatihan dan penyebaran APH bagi petani untuk memperbanyak jamur antagonis Trichoderma sp.

Disbunnak Kalsel bersama para staf laboratorium lapangan yang ahli dalam perbanyakan Trichoderma sp langsung terjun ke lapangan untuk memberikan pelatihan bagi para petani secara langsung.

Kelompok tani yang dilatih berada di Kabupaten Tapin dan Tanahlaut, dengan masing-masing 15 peserta yang sangat antusias mengikuti pelatihan yang diberikan. Pelatihan ini tetap dilaksanakan dengan protokol Covid19.

“Diharapkan dengan adanya pelatihan Tricodherma.sp bagi kelompok tani bisa dimanfaatkan dengan baik, sehingga produktivitas tanaman karet menjadi lebih baik dan para pekebun sejahtera. Sesuai motto Disbunnak dan arahan Bapak Gubernur, pekebun dan peternak di Banua harus sejahtera,” kata Suparmi.

Tingkatkan Pendapatan Petani Karet dengan pola SUPRA-DIN

Tingkatkan Pendapatan Petani Karet dengan pola SUPRA-DIN

Tanaman karet merupakan komoditi penting di Indonesia. Selain sebagai sumber devisa negara juga merupakan sumber mata pencaharian bagi sebagian penduduk, termasuk di Kalimantan Selatan yg merupakan komuditas unggulan di sub sektor perkebunan. Dalam beberapa tahun...

Instagram

Something is wrong.
Instagram token error.
Load More

Facebook

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This